NARSUM RAKOR MONEV POKJA KETAHANAN EKONOMI KESBANGPOL DIY
13 April 2022
Administrator
Dibaca 4 Kali
Pemda DIY melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menyelenggarakan kegiatan Rakor Monev Pokja Ketahanan Ekonomi dengan topik “Tataloka Kalaborasi Ketahanan Ekonomi Berbasis Desa Agregator” bertempat di Aula Badan Kesbangpol DIY, Selasa 12 April 2022.
Adapun narusumber Rakor Ketahanan Ekonomi ini adalah :
- Kepala Badan Kesbangpol DIY dengan tema “Upaya Badan Kesbangpol DIY dalam Mengkoordinasikan Pelaksanaan Kegiatan Penguatan Ketahanan Ekonomi di DIY tahun 2020”
- Lurah Condongcatur, Reno Sangaji S.IP dengan tema “potensi, peluang, kendali dan kebutuhan desa dalam mengelola kerjasama dan kemitraan desa”
- Tenaga Ahli Ketahanan Pangan DIY, Cahyadi Joko Sukmono dengan tema “Ekosistem Ketahanan Ekonomi Berbasis Kalurahan”
- Ketua LPPM UAD, Anton ST, MT, PhD dengan tema “Kemitraan Kampus dan Desa”
Monev Pokja Ketahanan Ekonomi Badan Kesbangpol DIY ini dipandu oleh Tenaga Ahli Ketahanan Ekonomi Kesbangpol DIY, Anita Yuli Hastuti dengan peserta anggota Pokja Ketahanan ekonomi dan para stakeholder /dinas dinas terkait.
Sesuai dengan pemetaan dalam RPJMD, lokomotif perekonomian DIY adalah pada sektor Pariwisata, Pendidikan dan Pertanian. Konstribusi kegiatan Pariwisata langsung terhadap PDRB mencapai 10,4% dan sebesar 46,1% kontribusi dari kegiatan ekonomi pendukung pariwisata dan pendidikan, sementara Pendidikan menyumbang 8,1%.
Pemanfaatan sektor sektor pendukung dibelakang pariwisata dan pendidikan disebut tourisme connect hal inilah yang harus dimanfaatkan dalam pemulihan ketahanan ekonomi. Saat ini Desa / Kalurahan menjadi fokus dalam pembangunan, karena desa memiliki banyak kewenangan yang dimiliki, desa merupakan bentuk kehadiran pertama negara untuk masyarakat sehingga banyak kementerian / lembaga / instansi/CSR yang masuk untuk mendukung pembangunan di desa, karena begitu banyak potensi yang dimiliki desa dari potensi bentang alam, potensi sosial, budaya dan ekonomi sehingga desa perlu menggali potensi potensi yang ada sehingga desa bisa menjadi Agregator bagi pembangunan.
Badan Kesbangpol DIY mempunyai fungsi perumusan kebijakan teknis, pelaksanaan fasilitas dan koordinasi penyelenggaraan cipta kondusifitas pemerintahan bidang kesatuan bangsa dan politik, salah satunya terkait urusan ketahanan ekonomi. Adapun salah satu ketugasannya adalah menyelenggarakan rapat kerja, rakor monev lintas OPD dalam menunjang penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang ketahanan ekonomi DIY, Subbidang Ketahanan Ekonomi bertugas mengkoordinasi dan menfasilitasi kegiatan monev dan koordinasi lintas OPD untuk penguatan ketahanan ekonomi yang tujuannya untuk meminimalisir potensi konflik dari aspek ekonomi, mencegah dan atau mengurangi resiko ketimpangan ekonomi, sosial dan budaya ekosistem di DIY.
Kegiatan Rakor Monev Pokja Ketahanan Ekonomi DIY ini bertujuan antara lain :
- Melakukan singkronisasi kegiatan yang mendukung pemulihan ketangguhan ekonomi di DIY
- Meningkatkan komunikasi antar Instansi Pemerintah/Lembaga/Stakeholder yang menangani permasalahan ekonomi agar permasalahan tersebut bisa diselesaikan secara bersama sama sesuai dengan tugas dan fungsi masing masing
- Mendukung dan memperkuat jaringan kerja yang memungkinkan terjadinya penguatan responbilitas semua pemangku kepentingan dalam mewujudkan ketangguhan ekonomi di DIY
Sedangkan output kegiatan monev Pokja Ketahanan ekonomi ini yaitu dihasilkannya rekomentasi yang akan dijadikan bahan pertimbangan untuk OPD dan stakeholder terkait dalam menyusun perencanaan yang tepat untuk meningkatkan ketangguhan ekonomi di DIY yang dapat bersinergi dalam rangka pemulihan kondisi ekonomi pasca Pandemi Covid-19
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin